Muda Bergerak Sulawesi Selatan kembali memperlihatkan keseriusannya dalam membangun gerakan kepemudaan yang solid dan berdampak. Melalui konsolidasi internal yang dilaksanakan di Makassar, seluruh jajaran pengurus menyatukan langkah, memperjelas orientasi perjuangan, serta merancang program prioritas yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
Agenda yang berlangsung di kawasan Jalan Urip Sumoharjo tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan organisasi. Konsolidasi bukan sekadar pertemuan formal, melainkan ruang strategis untuk memperkuat koordinasi, membangun kesepahaman, dan menegaskan komitmen kolektif. Di tengah dinamika sosial yang terus berubah, pemuda dituntut tidak hanya bersuara lantang, tetapi juga hadir dengan solusi konkret dan kerja terukur.
Sekretaris Gerakan Rakyat Sulsel, Suwardi, dalam sambutannya menegaskan bahwa peran Muda Bergerak sebagai sayap organisasi sangat vital dalam mengaktivasi potensi generasi muda. Ia menekankan bahwa energi besar pemuda harus diarahkan melalui manajemen organisasi yang tertib, perencanaan yang matang, serta evaluasi yang berkelanjutan.
Menurutnya, kekuatan organisasi terletak pada soliditas internal dan kesatuan tujuan. Tanpa arah yang jelas, gerakan akan mudah kehilangan fokus. Karena itu, konsolidasi menjadi langkah penting untuk memastikan setiap kader memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mencapai visi bersama.
Sementara itu, Ketua DPW Muda Bergerak Sulsel, Muh. Alief, menyampaikan ajakan yang menggugah semangat seluruh pengurus. Ia membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi setiap kader untuk menyumbangkan ide dan gagasan.
Baginya, organisasi ini harus menjadi rumah besar bagi pemuda yang ingin berkontribusi. Ia mendorong agar setiap gagasan tidak berhenti di forum diskusi, tetapi ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata. Dengan pendekatan inklusif dan kolaboratif, Muda Bergerak ingin memastikan setiap potensi kader dapat berkembang dan memberi dampak.
Seruan tersebut menjadi pengingat bahwa pemuda tidak boleh puas dengan wacana semata. Sudah saatnya gagasan diubah menjadi aksi yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan.
Ditopang SDM Unggul dari Kampus Ternama
Salah satu keunggulan Muda Bergerak Sulsel adalah kualitas kadernya yang berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka, seperti Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, UIN Alauddin Makassar, serta Universitas Muslim Indonesia.
Keberagaman latar belakang akademik—dari hukum, teknik, kesehatan, ekonomi, hingga sosial politik—menjadi kekuatan strategis dalam merumuskan program. Pendekatan multidisipliner memungkinkan setiap rencana kegiatan disusun berdasarkan analisis yang matang dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi lintas bidang ini memperkaya diskusi internal organisasi. Setiap ide diuji secara rasional dan disesuaikan dengan kondisi lapangan sebelum diimplementasikan. Dengan demikian, program yang dijalankan memiliki landasan yang kuat dan peluang keberhasilan yang lebih besar.
Lorong Binaan: Menggerakkan Perubahan dari Ruang Terkecil
Sebagai hasil konsolidasi, forum menyepakati dua program unggulan. Program pertama adalah Lorong Binaan, sebuah inisiatif berbasis lingkungan yang menyasar lorong-lorong pemukiman warga sebagai wilayah percontohan.
Program ini difokuskan pada edukasi kebersihan, pengelolaan sampah produktif, serta pemberdayaan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Pendekatan partisipatif menjadi prinsip utama, di mana warga dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan program.
Lorong dipilih karena merupakan ruang interaksi sosial yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Dari ruang sederhana tersebut, Muda Bergerak ingin membangun kesadaran kolektif bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil yang konsisten.
Jika Lorong Binaan berhasil diterapkan dengan baik, model ini dapat direplikasi di berbagai wilayah lain di Sulawesi Selatan sebagai gerakan lingkungan berbasis komunitas yang berkelanjutan.
Debat Kampus 2026: Arena Lahirnya Pemimpin Masa Depan
Program unggulan kedua adalah Debat Kampus yang direncanakan digelar pada pertengahan 2026. Agenda ini akan mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulsel dalam forum adu gagasan yang sehat dan konstruktif.
Debat Kampus dirancang sebagai ruang intelektual untuk membahas isu-isu strategis, mulai dari kebijakan publik hingga pembangunan daerah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk berpikir kritis, menyusun argumen berbasis data, dan menghargai perbedaan pandangan.
Lebih dari sekadar kompetisi, agenda ini menjadi sarana kaderisasi kepemimpinan. Dari panggung debat, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki kapasitas analitis, keberanian menyampaikan pendapat, serta komitmen terhadap perubahan positif.
Siap Menjadi Gerakan Pemuda yang Berdampak
Konsolidasi ini menjadi penanda babak baru perjalanan Muda Bergerak Sulsel. Dengan fondasi organisasi yang semakin kokoh, program yang terstruktur, dan semangat kolaboratif yang tinggi, organisasi ini siap melangkah lebih jauh.
Kini yang dibutuhkan adalah konsistensi dalam pelaksanaan serta komitmen menjaga kualitas gerakan. Dengan energi muda yang terorganisir dan visi yang jelas, Muda Bergerak Sulsel optimistis mampu menjadi lokomotif perubahan—membuktikan bahwa pemuda bukan hanya simbol harapan, melainkan kekuatan nyata yang menghadirkan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.