Perjuangan panjang Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Tuban, Jawa Timur, akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Setelah melalui proses administrasi yang panjang dan koordinasi yang matang, Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemerintah Kabupaten Tuban resmi diterbitkan pada Rabu, 18 Februari 2026. SKT dengan Nomor 200.1.5.3/153/414.204.3/2026 ini menandakan bahwa Partai Gerakan Rakyat kini diakui secara sah dan resmi di Kabupaten Tuban.
Bagi Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Tuban, Yuliantoro, SKT bukan sekadar dokumen formal. Surat ini adalah simbol legitimasi, sekaligus amanah besar untuk hadir dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. “Alhamdulillah, SKT akhirnya kami terima setelah menunggu beberapa waktu. Selanjutnya, surat ini akan kami laporkan ke DPW dan DPP sebagai bagian dari proses menuju pendaftaran di Kementerian Hukum,” ujarnya.
Legalitas: Fondasi untuk Bergerak
Dengan SKT resmi di tangan, Partai Gerakan Rakyat Tuban memiliki dasar hukum yang kuat untuk menjalankan aktivitas organisasi secara sah, terbuka, dan terstruktur. Legalitas ini menjadi pijakan penting untuk memperkuat struktur internal, memperluas jaringan, serta membangun kepercayaan masyarakat.
“SKT ini bukan hanya dokumen administratif, tetapi juga dorongan bagi kami untuk bergerak lebih nyata. Kini saatnya membangun komunikasi langsung dengan warga, menghadirkan program yang berdampak, dan menegaskan keberadaan partai di tengah masyarakat,” tegas Yuliantoro.
Bagi DPD Partai Gerakan Rakyat, pengakuan resmi bukan sekadar simbol di atas kertas. Ini adalah momentum untuk menghadirkan kehadiran yang terasa langsung di masyarakat, membuka ruang bagi aksi sosial dan politik yang produktif, serta menegaskan komitmen partai untuk mengabdi.
Ramadan: Momentum Tepat Menebar Kebaikan
Pasca penerbitan SKT, DPD Partai Gerakan Rakyat Tuban menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat. Salah satu agenda utama adalah pembagian takjil selama bulan Ramadan.
Bulan suci ini dipilih karena memiliki nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan empati yang tinggi. Kegiatan berbagi takjil bukan hanya soal membagikan makanan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan komitmen partai untuk hadir di tengah masyarakat.
“Kami merencanakan pembagian takjil di bulan Ramadan. Jadwal dan teknis pelaksanaannya akan dibahas bersama pengurus dan rekan-rekan dari organisasi kemasyarakatan,” jelas Yuliantoro.
Beberapa titik strategis telah dipilih, di antaranya kawasan GOR Rangga Jaya Anoraga dan sekitar SMP Negeri 4 Kabupaten Tuban. Lokasi-lokasi ini memiliki mobilitas masyarakat yang tinggi, sehingga manfaat kegiatan bisa dirasakan secara lebih luas. Selain itu, DPD juga menyiapkan lokasi alternatif untuk memastikan distribusi takjil merata dan berdampak optimal.
Sinergi untuk Dampak Lebih Luas
Keberhasilan agenda sosial ini tak lepas dari pendekatan kolaboratif yang diterapkan DPD Partai Gerakan Rakyat Tuban. Kegiatan berbagi takjil akan digelar bersama organisasi kemasyarakatan sehingga bukan hanya menjadi aktivitas partai, tetapi gerakan bersama yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
“Kami akan bersinergi dan bahu-membahu dalam pelaksanaan kegiatan Ramadan tahun ini. Dengan bekerja sama, manfaat yang dirasakan masyarakat akan lebih luas dan lebih nyata,” ujar Yuliantoro.
Kolaborasi ini menegaskan semangat inklusif partai. DPD Partai Gerakan Rakyat membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak, menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama, dan membangun jaringan sosial yang kuat.
Penguatan Struktur hingga Tingkat Kecamatan
Selain fokus pada kegiatan sosial, DPD Partai Gerakan Rakyat Tuban juga memperkuat struktur organisasi. Dari total 20 kecamatan, kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) telah terbentuk di 10 kecamatan atau setara 50 persen.
Capaian ini menunjukkan progres nyata dalam membangun fondasi organisasi yang kokoh. Namun, target DPD masih jelas: menyelesaikan pembentukan DPC di seluruh kecamatan agar struktur partai semakin solid dan merata.
“Kami terus mencari figur-figur potensial di setiap kecamatan, sosok yang memiliki pengaruh dan komitmen untuk membesarkan partai. Struktur yang kuat memastikan partai hadir dan memberi manfaat nyata di akar rumput,” terang Yuliantoro.
Saatnya Bergerak dan Memberi Dampak Nyata
Dengan SKT resmi di tangan, agenda sosial Ramadan yang siap dijalankan, serta struktur organisasi yang terus diperkuat, Partai Gerakan Rakyat Tuban kini memasuki fase baru: fase aksi nyata dan pelayanan bagi masyarakat.
Legalitas yang diperoleh bukan tujuan akhir, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Partai ingin membuktikan bahwa politik bisa berjalan selaras dengan kepedulian sosial, kebersamaan, dan pelayanan langsung kepada warga.
DPD Partai Gerakan Rakyat Tuban mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam membangun semangat kepedulian dan partisipasi aktif. Ramadan menjadi titik awal bagi rangkaian gerakan sosial yang berkelanjutan. Dengan kerja nyata dan kolaborasi yang solid, Partai Gerakan Rakyat Tuban siap menghadirkan perubahan positif yang terasa bagi Kabupaten Tuban dan seluruh warganya.